Silaturahmi memang sangat penting dan kita butuhkan ternyata ya, banyak ha yang bisa kita dapatkan dari silaturahmi baik pengalaman, masukan, motivasi bahkan jaringan. Adalah benar adanya jika rasulullah merekomendsikan amalan yang satu ini kepada umatnya sesuai dengan hadis berikut:
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Ya’qub al-Karmany, telah menceritakan kepada kami hassan. Anas bin malik berkata: “Siapa yang ingin diluasakn rezekinya atau meninggalkan nama sebagai orang baik setelah kematiannya hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” ( HR. Bukhari)
Telah menceritakan kepadaku Ibrahim bi al-Mundzir, telah menceritkan kepada kami Muhammad bin Ma’an. Dia berkata : “telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Sa’id bin Abu Sa’id dari Abu Hurairah. Dia berkata: saya mendengar Rasulullah bersabda, yang artinya: “barangsiapa ingin dibentangakan pintu rezeki untuknya dan dipanjangkan ajalnya hendaknya ia menyambung tali silaturahim.” (HR. Bukharai).
Dari hadis diatas sudah jelas bahwa silaturahim memiliki padhilah yang sangat bagus, bukan. Dengan rejeki kita akan banyak menemukan, baik menemukan yang baru atau menemukan hal lama namun sudah terlupakan atau telah buram dalam pandangan kita. Yakinlah silturahim nda’ akan sia-sia ndak akan buang-buang waktu selagi dengan niat dan tujuan yang bener.
Katanya sih, menurru penelitian silaturahim jug baik untuk kesehatan katanya dengan silaturahim kita saling memancarkan energi, yang mempengaruhi bentuk-bentuk kristal cairan tubuh kita sehingga tidak membeku. Jadi semakin bnyak orang yang kita temui smakin baik juga cairan yang ada dalam tubuh kita karena cairankan sangat penting bagi tubuh kita.
Saya menulis tentang silaturhim karena kemaren saya habis silaturahim dengan teman waktu sekolah aliah dulu, dan menemukan beberapa hal yang memotivasi saya dalam perkuliahan dan kewirausahaan. Ketika saya berkunjung kerumah teman saya saya terlihat kata-kata yang mengingatkan saya kepada orang tua, kata-katanya seperti ini “ingt pasan urang tue dikampong kuliah batol-batol usah nak malas” “kite kuliah dibiayai orang tue, urng tue taunye kite kulliha, tau-taunye kite cume main-min, camkan ye, kuliah batol-batol”. 

Setelah dari situ saya ketempat teman yang lain lagi, yaitu kegerobak usaha mereka, baru tau jug kalau mereka udah puny usaha, jadi pengen punya usaha juga.

0 Komentar